4dprize indo4dpools
indopools koperuang
pulaudewa texasdewa
jp2d
arena
kota168 flamingo4d
kota168 jaguartoto
bintang168 sahabatangka

SINAR168
RGOBET
AFAPOKER
TEXASPOKER.CC
WIGOBET
DMBET99

Perhitungan Rejeki

PERHITUNGAN REZEKI PRIMBON JAWA

Pasaran itu berasal dari kata dasar pasar, mendapat akhiran –an. Pasaran adalah siklus mingguan yang berjumlah 5 hari, yaitu Legi, Pahing, Pon, Wage dan Kliwon. Disebut pasaran karena sistem ini lazim dipakai untuk membagi hari buka pasar (tempat jual beli) yang berada di 5 titik tempat. Pada zaman dahulu salah satu sistem pemerataan perekonomian rakyat diatur dengan pembagian tempat jual beli (pasar). Yang berjumlah 5 titik tempat mengikuti arah mata angin (Timur, Selatan, Barat, Utara dan Tengah). Pasar Legi berada di Timur, pasar Pahing berada di Selatan, pasar Pon berada di Barat, pasar Wage di Utara dan Pasar Kliwon berada di Pusat atau Tengah Kota. Pasar ini buka secara bergantian, mengikuti siklus pasaran tersebut. Dengan hal ini maka di suku Jawa terdapat penamaan hari dan pasaran seperi Senin Kliwon, Selasa Legi dan lain-lain.

Menurut kepercayaan Jawa, hitungan Pasaran yang berjumlah lima itu sejalan dengan ajaran Sedulur papat, kalima pancer. Empat saudara, kelimanya, pusat. Ajaran ini mengandung pengertian bahwa seiap diri manusia mempunyai empat saudara. Disebut saudara sebab keberadaannya ada sejak manusia masih dalam kandungan ibu, pancer adalah diri kita (ego). Juga berkaitan dengan 4 unsur pembentuk raga atau jasad yaitu tanah, air, api dan udara.

Hubungan pasaran, empat unsur, sedulur 4 itu adalah sebagai berikut:

  • Pasaran Legi bertempat di Timur, elemen udara, memancarkan sinar (aura) putih;
  • Pasaran Pahing bertempat di Selatan, elemen api, memancarkan sinar (aura) merah;
  • Pasaran Pon bertempat di Barat, elemen air, memancarkan sinar (aura) kuning;
  • Pasaran Wage bertempat di Utara, elemen tanah, memancarkan sinar (aura) hitam;
  • Pasaran Kliwon bertempat di Pusat atau Tengah kota, elemen eter, memancarkan sinar manca warna.

Sedangkan neptu adalah nilai angka yang disematkan pada tiap-tiap hari dan pasaran. Neptu singkatan (jarwo dhosok) dari geneping wetu (penggenap keluarnya sebuah uraian), karena neptu memang digunakan untuk mewakili suatu hal dalam sebuah perhitungan (petungan). Adapun neptu dari hari dan pasaran menurut suku Jawa yaitu sebagai berikut:

Adapun makna dari setiap neptu hari dan pasaran sbb:

  1. Senin berjumlah 4, menurut kepercayaan jawa manusia mempunyai empat saudara yaitu: mutmainah (putihnya air),  amarah (merahnya darah), supiah (kuningnya angin),aluamanah (hitamnya tanah);
  2. Selasa berjumlah  3, manusia memiliki sifat 3 perkara, hidup, rasa dan raga;
  3. Rabu berjumlah 7,angka tujuh bersemayam  pada  jumlah hari,  yaitu:   senin,   selasa, rabu, kamis, jumat, sabtu, minggu. Dan juga dengan adanya rambut,kulit,daging, tulang, sumsum, urat dan darah.
  4. Kamis berjumlah 8, bersemayam pada windu (8 tahun) atau wali wolu yang mana   di  jawa   pemahaman wali yang benar hanya 8 orang.
  5. Jumat berjumlah 6 (enam/nem) bersemayam pada  bayangannya, dan bila diartikan maka menjadi arah mata angin,  yaitu: timur, barat, utara,selatan, bawah dan atas.
  6. Sabtu berjumlah 9, pengertiannya seorang bayi berada dalam kandungan ibunya selama Sembilan bulan.
  1. Minggu berjumlah 5, bersemayambila dijabarkan terdapat pada jenazahdanempatorang yang membawa/memikul keranda.

Pasaran:

  • Legi artinya manis atau mungkur
  • Pahing artinya pahit (madep/menghadap)
  • Pon artinya petak (sore/tidur)
  • Wage artinya cemeng (duduk)
  • Kliwon  artinya asih, jumeneng atau berdiri

Dari penjelasan di atas telah kita ketahui bahwa terdapat 7 hari dan 5 pasaran. Hari dan pasaran tersebut menunjukkan bahwa terdapat 35 golongan rezeki seseorang. Adapun perhitungan rezeki seseorang menurut weton yaitu sebagai berikut:

Neptu hari + Neptu pasaran kelahiran

Contoh yaitu hari dan pasaran kelahiran Codot ndower yang lahir tanggal 1 Juli 1997, yaitu hari Selasa Pahing. Adapun jumlah rezeki Codot ndower yaitu;

Neptu hari Selasa        = 3

Neptu Pahing              = 9

Jadi jumlah rezeki Codot ndower : 3 + 9 = 12

Adapun jumlah rezeki seseorang menurut jumlah weton jika dituangkan dalam tabel, yaitu sebagai berikut:

Maksud dan kegunaan dari jumlah weton dalam menentukan rezeki seseorang, weton yang terkecil yaitu 7, yang terbesar yaitu 18, dan yang ditengah-tengah yaitu 12, jadi rezeki seseorang lancar jika jumlah wetonnya diatas 12 dan kurang rezekinya jika kurang dari 12. Lancar atau tidaknya tidak dilihat dari kekayaan yang dimiliki tetapi rintangan atau cobaan yang dialami saat mencari rezeki tersebut. Selain menentukan kelancaran rezeki seseorang, jumlah weton  juga bisa digunakan untuk melihat naik turunnya rezeki keluarga, yang dilihat dari jumlah weton tiap anaknya.

Selain perhitungan naik turunnya rezeki keluarga, menurut Primbon Jawa,terdapat juga perhitungan rezeki penghidupan seseorang yang berganti setiap 6 tahun sekali. Perhitungan tersebut juga didasarkan pada weton.

Sebagai contoh:

Misalkan anak lahir pada hari Rabu Wage, maka neptunya adalah Rabu = 7 Wage = 4, jadi jumlah wetonnya 11. Anak tersebut mulai 0 – 6 tahun mendapat angka 3. Pada usia 6 tahun lewat 1 hari – 12 tahun mendapat angka 5. Demikian selanjutnya. Jika jatuh pada angka > 5 (lebih dari 5), artinya banyak beruntung dan senang hatinya. Jika jatuh pada angka < 5 (kurang dari 5) kurang beruntung, sehingga hidupnya kurang mengenyam kenikmatan.

Dari tabel di atas dapat dilihat terdapat pengaplikasian konsep Matematika kelipatan yaitu kelipatan 6, dan bilangan asli. Bilangan asli disini digunakan untuk membilang jumlah rezeki seseorang setiap 6 tahunnya, yaitu dimulai dari angka 1 sampai angka 9.

Terdapat juga perhitungan rezeki seseorang berdasarkan weton yang menggunakan sistem modulo. Adapun caranya yaitu:

Neptu hari + neptu pasaran kelahiran = hasilnya : 7, apabila sisa:

  1. Segara wasesa       = banyak rezeki dan segala perbuatannya baik
  2. Tunggak semi        = selalu mempunyai rezeki
  3. Satriya wibawa     = selalu menemukan keenakan
  4. Sumur sinaba         = dapat menjadi tempat pengungsian
  5. Bumi kapetak        = dapat menjadi petani
  6. Satriya wirang       = selalu mendapatkan rintangan
  7. Lebu/katiub angin = selalu berada dalam kekurangan dan sering berpindah tempat

Di dalam perhitungan ini, neptu hari: Jumat adalah 1; Sabtu = 2; Minggu = 3; Senin = 4; Selasa = 5 ; Rabu = 6 ; Kamis = 7. Sedangkan untuk neptu pasaran adalah Kliwon = 1; Legi = 2; Pahing = 3; Pon = 4; Wage = 5.

Misalkan lahir pada hari Minggu Wage, neptu Minggu = 3, Wage = 5. Jika keduanya dijumlahkan = 3 + 5 = 8 : 7 akan bersisa 1. Bilangan 1 jatuh pada Segara wasesa. Jika dalam penjumlahan neptu hari dan pasaran kelahiran ternyata kurang dari 7 hal ini berari tidak dapat dibagi 7, maka dengan demikian jumlah neptu hari dan pasaran kelahiran tersebut dihitung sebagai sisa. Misalkan lahir pada hari Jumat Pon maka neptu Jumat = 1, Pon = 4, jika dijumlahkan = 5. Bilangan 5 ini dihitung sebagai bilangan sisa dan jatuh pada Bumi kapetak, demikian seterusnya.

 

Selain menentukan kelancaran rezeki seseorang dengan perhitungan di atas, neptu hari dan pasaran juga dapat menentukan arah bepergian mencari sandang-pangan (berdagang). Tabel perhiturangan arah saat berdagang atau bepergian :

Untuk berdagang  pilihlah arah yang  hidup atau selamat. Misalnya hendak mencari rezeki atau berdagang pada hari Sabtu Pahing, neptunya 9 dan 9 maka jumlahnya 18, jadi pilihlah arah  ke  Utara atau Timur.

Jadi dapat kita ketahui bahwa perhitungan rezeki menurut primbon Jawa ada kaitannya dengan Matematika. Perhitungan tersebut menggunakan konsep penjumlahan, pengurangan, pembagian, kelipatan, bilangan asli  bahkan modulo. Dengan ini membuktikan bahwa Matematika sangat berperan penting dalam kehidupan manusia sejak zaman dahulu, khususnya dalam hal kepercayaan masyarakat.

Kita sebagai umat beragama sebaiknya tidak mempercayai hal-hal atau perhitungan seperti diatas. Rezeki seseorang sudah diatur oleh Allah SWT,  dan  tergantung  dengan usaha yang telah kita lakukan.  Apa yang sudah dijelakan  hanya  untuk menginformasikan bahwa para leluhur dulu dalam menjalani kehidupan selalu dengan perhitungan sesuai hasil kajian kajian primbon yang ada.

Primbon Togel © 2017 Frontier Theme